Kehidupan yang terasing
Pentingnya kontak dan komunikasi bagi terwujudnya interaksi sosial dapat diuji terhadap suatu kehidupan yang terasing (
isolation). Kehidupan terasing yang sempurna ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengadakan interaksi sosial dengan fihak-fihak lain.Sudah tentu seseorang yang hidup terasing sama sekali dapat melakukan tindakan-tindakan, misalnya terhadap alam sekitarnya, akan tetapi hal itu tak akan mendapatkan tanggapan apa-apa.Kehidupan yang terasing dapat terjadi oleh beberapa sebab, yang secara garis besarnya akan diceritakan di bawah.
Kehidupan terasing dapat disebabkan karena secara badaniah seseorang samasekali diasingkan dari hubungan dengan orang-orang lainnya.Padahal, seperti diketahui, perkembangan jiwa seseorang banyak ditentukan oleh pergaulannya dengan orang-orang lain.Banyak contoh,dimana anak-anak yang sejak kecil diasingkan dari pergaulan dengan orang-orang lain mempunyai kelakuan yang mirip dengan hewan.Mereka tak dapat berbicara dan tak berperilaku sebagai manusia biasa.Secara fisik saja mereka tampaknya sebagai manusia,tetapi perkembangan jiwanya jauh terbelakang.Dalam salah sebuah karangannya, Kingsley Davis pernah menelaah perihal seorang anak usia lima tahun (namanya Anna) yang selama hampir seluruh usianya disekap dalam sebuah kamar kecil di atas loteng di sebuah rumah petani di Pennsylvania.Anak yang bernama Anna tersebut menunjukkan sifat-sifat yang berlainan samasekali dengan anak lain yang seusia;dia tak dapat jalan, tak dapat mendengar dengan sempurna,tak dapat makan seperti manusia dan seterusnya.
Kehidupan terasing dapat disebabkan karena secara badaniah seseorang samasekali diasingkan dari hubungan dengan orang-orang lainnya.Padahal, seperti diketahui, perkembangan jiwa seseorang banyak ditentukan oleh pergaulannya dengan orang-orang lain.Banyak contoh,dimana anak-anak yang sejak kecil diasingkan dari pergaulan dengan orang-orang lain mempunyai kelakuan yang mirip dengan hewan.Mereka tak dapat berbicara dan tak berperilaku sebagai manusia biasa.Secara fisik saja mereka tampaknya sebagai manusia,tetapi perkembangan jiwanya jauh terbelakang.Dalam salah sebuah karangannya, Kingsley Davis pernah menelaah perihal seorang anak usia lima tahun (namanya Anna) yang selama hampir seluruh usianya disekap dalam sebuah kamar kecil di atas loteng di sebuah rumah petani di Pennsylvania.Anak yang bernama Anna tersebut menunjukkan sifat-sifat yang berlainan samasekali dengan anak lain yang seusia;dia tak dapat jalan, tak dapat mendengar dengan sempurna,tak dapat makan seperti manusia dan seterusnya.
Komentar
Posting Komentar